Minggu, 16 Desember 2012

PENGARUH FILM PADA PRKEMBANGAN BAHASA ANAK



                  PENGARUH FILM PADA PRKEMBANGAN BAHASA ANAK

Bahasa memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Selain sebagai medium untuk melakukan tindakan, bahasa juga berfungsi sebagai cerminan budaya penuturnya.
Pemerolehan bahasa pada anak usia 1 – 3 tahun merupakan proses yang bersifat fisik dan psikhis. Secara fisik, kemampuan anak dalam memproduksi kata-kata ditandai oleh perkembangan bibir, lidah, dan gigi mereka yang sedang tumbuh. Pada tahap tertentu pemerolehan bahasa (kemampuan mengucapkan dan memahami arti kata juga tidak lepas dari kemampuan mendengarkan, melihat, dan mengartikan simbol-simbol bunyi dengan kematangan otaknya. Sedangkan secara psikhis, kemampuan memproduksi kata-kata dan variasi ucapan sangat ditentukan oleh situasi emosional anak saat berlatih mengucapkan kata-kata. Anak-anak yang mendapatkan bimbingan dan dorongan moral yang sangat kuat akan memperoleh kata-kata yang banyak dan bervariasi dibandingkan anak-anak lainnya.
Pada zaman serba canggih seperti sekarang,  Sejak bangun hingga menjelang tidur,anak-anak  dihadapkan pada televisi yang menyajikan beragam acara, mulai dari film kartun, kuis, hingga sinetron yang acapkali bukan tontonan yang pas untuk anak. Untuk anak usia dini seperti  1-3 tahun, mungkin lebih banyak menonton film kartun.  Anak pada usia ini sedang dalam proses untuk dapat berbahasa dengan baik, bila dilihata dari perkembangan bahasa anak usia1-3 tahun secara fisik untuk memperoleh bahasa harus adanya proses mendengar, melihat dan mengartikan simbol-simbol bunyi seberapa berpengaruhkan film yang ditonton anak berpengaruh pada perkembangan bahasanya.


A.  PENGERTIAN BAHASA
Bahasa adalah bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia, bukan bunyi yang sihasilkan alat lain. Bahasa berasal dari udara yang dikeluarkan paru-paru menggetarkan pita suara di kerongongan dan kemudian terujar lewat mulut, bahasa memiliki fungsi utama yaitu sebagai alat komunikasi bagi manusia. ( Yunus Abidin, 2010: 1)

B.  PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK
Pemerolehan bahasa pada anak usia 1 – 3 tahun merupakan proses yang bersifat fisik dan psikhis. Perkembangan bahasa pada anak dapat dimulai dari masih dalam kandungan. Anak adalah pebelajar yang konstruktif. Anak mempelajari bahasa dan konsep –konsep penting tanpa melalui pengajaran yang terencana secara khusus. Setiap anak memiliki perkembangan bahasa lisan yang berbeda-beda karena muatan informasi yang dapat dikumpulkan anak tidak hanya tergantung pada banyaknya dan jenis penglihatan dan pendengaran yang mereka miliki. Namun juga pada cara mereka belajar menggunakan penglihatan dan pendengaran itu. Masing-masing anak belajar memanfaatkan informasi sensorik yang tersedia dengan caranya sendiri. Beberapa anak berinteraksi dengan dunianya terutama dengan sentuhannya; sementara yang lain mungkin lebih bergantung pada penglihatan dan pendengarannya. Bagi kebanyakan anak, kombinasi dari kesemuanya itu akan paling bermanfaat. Bagi anak lainnya, menggunakan pendengaran, penglihatan, dan sentuhan pada saat yang bersamaan terasa membingungkan dan, dalam situasi yang berbeda, mereka mungkin memilih untuk menggantungkan terutama pada satu indera.

C.  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK
Secara rinci dapat diidentifikasi sejumlah faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa,yaitu:

 1. Tinggi rendahnya kemampuan kognisi (proses memperoleh pengetahuan)
Tinggi rendahnya kemampuan kognisi individu akan mempengaruhi cepat lambatnya perkembangan bahasa individu. Ini relevan dengan pembahasan sebelumnya bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara pikiran dengan bahasa seseorang.
2.  Pola komunikasi dalam keluarga
 Pola Komunikasi Dalam KeluargaDalam suatu keluarga yang pola komunikasinya banyak arah akan mempercepat perkembangan bahasa keluarganya.
3.      Jumlah Anak atau Keluarga
Suatu keluarga yang memiliki banyak anggota keluarga, perkembangan bahasa anak lebih cepat, karena terjadi komunikasi yang bervariasi dibandingkan dengan yang hanya memiliki anak tunggal dan tidak ada anggota lain selain keluarga inti.
4.      Kedwibahasaan
Anak yang dibesarkan dalam keluarga yang menggunakan bahasa lebih dari satu atau lebih bagus dan lebih cepat perkembangan bahasanya ketimbang yang hanya menggunakan satu bahasa saja karena anak terbiasa menggunakan bahasa secara bervariasi. Misalnya, di dalam rumah dia menggunakan bahasa sunda dan di luar rumah dia menggunakan bahasa Indonesia. Dalam bukunya “Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja” Syamsu Yusuf mengatakan bahwa perkembangan bahasa dipengaruhi oleh 5 faktor, yaitu: faktor kesehatan, intelegensi, statsus sosial ekonomi, jeniskelamin dan karakteristik perkembangan bahasa remaja sesungguhnya didukung oleh perkembangan hubungan keluarga.
 kognitif yang menurut Jean Piaget telah mencapai tahap operasional formal. Sejalan dengan perkembangan kognitifnya, remaja mulai mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip berpikir formal atau berpikir ilmiah secara baik pada setiap situasi dan telah mengalami peningkatan kemampuan dalam menyusun pola hubungan secara komperhensif, membandingkan secara kritis antara fakta dan asumsi dengan mengurangi penggunaan symbol-simbol dan terminologi konkret dalam mengomunikasikannya.


PEMBAHASAN

A.  HASIL PENELITIAN
Biodata anak

Nama                                              : Qiran Reza Aditya
Umur                                              : 2 tahun, 10 bulan
Tempat, tanggal lahir                      : Garut, 20 Maret 2008
Film kesukaan                                : Spongebob dan upin ipin

Dari penelitian yang dilakukan pada seorang anak yang berusia tiga tahun, adanya pengaruh film kartun yang biasa dilihatnya pada bahasa yang digunakan, dia sering mengucapkan apa yang diucapkan oleh tokoh pada film tersebut, dia juga bisa mengetahui karakter tokoh yang ada di film tersebut. Film yang digunakan saat penelitian adalah film kartun spongebob,dia bisa menirukan beberapa bahasa dan gaya spongebob yang membuktikan adanya pengaruh perkembangan bahasa pada anak dalam film.

B.  PEMBAHASAN

Perkembangan bahasa pada anak diperoleh melalui faktor fisik, maupun psikis. Dapat dilihat dari fisik, seorang anak bayi yang awalnya hanya bisa menangis setelah ia balita mulai bisa berata-kata. Kemudian secara psikis dilihat dari perolehan pengetahuan yang dia dapatkan.
Selain dari hal yang diuraikan diatas, adapula faktor-faktor yang dapat berpengaruh besar pada perkembangan bahasa anak, misalnya dari segi kognisi (pengetahuan yang diperoleh). Lewat media televisi, atau film yang dilihat oleh anak merupakan salah satu media pengetahuan, dimana ketika menonton televisi anak akan memperoleh bahasa baru dari apa yang dilihat dan diucapakan oleh tokoh film yang dia lihat, ini juga merupakan pembeda perkembangan pada setiap anak, karena pengaruh informasi yang didapat baik melalui pendengaran maupun penglihatan.

Film sangatlah berpengaruh besar pada perkembang bahasa anak, terutama pada anak  usia 1-4 tahun dimana mereka sedang belajar memperoleh bahasa baru, karena dalam film anak bisa mendengar dan bisa melihat, sehingga mempernudah anak untuk menangkap bahasa yang ada dalam film.



KESIMPULAN
Bahasa adalah suatu sarana komunikasi antara manusia, bahkan anakpun memiliki bahasa utuk berkomunikasi dengan orangtuanya. Perkembangan bahasa anak dimulai sejak dalam kandungan, perkembangan bahasa anakpun terus berkembang sesuai dengan fsikis dan fisik anak. Secara fisik anak mulai bisa berkata dengan baik, dari memproduksi kata-kata, sedangkan secara psikis dilihat dari perkembangan akal anak dari pengetahuan baik dari pengdengaran maupun penglihatan yang ia dapatkan sehingga dapat berkata dengan baik.
Perkembangan bahasa anakpun sangat terpengaruh oleh kognisi anak (proses memperoleh pengetahuan ), kognisi bisa didapat dri cara mendengar dan meilhat sesuatu sehingga memperoleh informasai. Film adalah salah satu media yang berpengaruh pada bahasa anak, karena film bisa memnerikan informasi lewat pendengaran maupun penglihatan, sehingga memudahkan anak untuk memperoleh bahasa baru.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar